Menghindar Ria', Ujub dan Takbur


Sedikit tambahan...untuk lebih jelas bagi kita tentang mengamalkan tauhid...
andai kita terasa riak dalam melaksanakan ibadah..
maka bertanyalah kepada diri...
dengan kudrat milik siapakah dapat aku beramal ibadah?
dengan iradat milik siapakah dapat aku beramal ibadah?
dengan ilmu milik siapakah dapat aku beramal ibadah?
dengan hidup milik siapakah dapat aku beramal ibadah?
dengan pendengaran milik siapakah dapat aku beramal ibadah?
dengan penglihatan milik siapakah dapat aku beramal ibadah?
dengan kalam milik siapakah dapat aku beramal ibadah?
dengan rahmat siapakah dapat aku beramal ibadah?
Milik kitakah?
kudrat kitakah?
iradat kitakah?
ilmu kita kah?
hidup kitakah?
pendengaran kitakah?
penglihatan kitakah?
kalam kitakah?
rahmat kitakah?
milik jasad kah?
kudrat jasad kah?
iradat jasad kah?
ilmu jasad kah?
hidup jasad kah?
pendengaran jasad kah?
penglihatan jasad kah?
kalam jasad kah?
rahmat jasad kah?

nescaya jawapan yang akan kita peroleh tiadalah milik sesiapa selain milik Allah swt semata-mata...bukan milik kita.....bukan milik jasad...
andai kita renung jauh sedikit lagi, akan kita dapati itulah juga pekerjaan roh...namun siapakah hakikat roh?

Firman Allah swt dalam surah Al Israak ; ayat 85
....sesungguhnya roh itu termasuk dari urusan tuhanku.....
dan...
maksud surah As-Sajdah; ayat 9
...Allah jadikan manusia daripada tanah liat, lalu Allah tiupkan Roh ke dalam jasad itu lalu jasad itu boleh mendengar, melihat dan diberi hati untuk berfikir, Namun sedikit sekali manusia bersyukur

justeru, kenapa kita bertindak kurang adab dan tidak segan silu mengaku sesuatu yang bukan milik kita?
..tiada daya dan kekuatan selain dari Allah yang maha tinggi dan maha agung
...daya dan kekuatan hanya dari dan beserta Allah swt...
dengan rahmat Allah jualah dapat kita beribadah...dengan kekuasaan-Nya jualah dapat kita beribadah..
andai tidak dikehendaki Allah, walaupun kita telah bersiap sedia untuk berbuat kebaikkan...nescaya kita tidak akan dapat melakukannya...

maksud surah Al Insaan; ayat 29-30
...andai seseorang telah bersiap sedia untuk menempuh jalan menuju Allah swt. Namun, dia tidak akan dapat menunaikan apa dihajatinya kecuali dengan kehendak Allah swt jua...

dalam hidup kita, dalam kita beramal ibadah,tiada sedikitpun datang dari keupayaan diri kita sendiri...maka bagaimana pula kita boleh mengaku amal ibadah itu sebagai perbuatan kita dan milik kita?
Oleh yang demikian "pulang"kanlah kepada yang Haq.
menyerahlah pada yang Haq
Nescaya akan 'hilang' dirimu tenggelam dalam kekuasaan Allah swt...
InsyaAllah di sana kelak...tiada istilah riak, ujub dan takbur singgah di hatimu...
yang ada hanya Ikhlas....
seperti maksud surah Al Ikhlaas; ayat 1-4
..katakanlah Allah itu Esa...
Allah tempat semua bergantung...
tidak beranak dan tidak diperanakkan..
dan tiada sesuatupun yang setara dengan-Nya...
marilah kita renung dan fahami maksud surah al Ikhlaas ini...dan menyerah lah kepada Allah swt...kita pohonlah kepadanya agar Dia memimpin kita menjadi seperti mana yang dikehendaki-Nya ke atas hamba-hamba-Nya yang soleh dan solehah.

InsyaAllah...

wassalam

No comments:

Post a Comment